Minggu, 30 Maret 2008

Apa Yang Kamu Cari

"Emangnya Apa Yang Kamu Cari Saat Ini???"

and I still can't find the answer

Terumbu Karang

Ketika wisata bahari bawah laut banyak wisatawan Asing yang menegor wisatawan lokal karena merusak terumbu karang di laut Indonesia. Itulah Indonesia mereka tidak mengerti bahwa terumbu karang itu memerlukan waktu yang lama untuk tumbuh. setiap 10cm terumbu karang mereka membutuhkan waktu kurang lebih 25thn. jika wisatawan lokal berfoto disana dan mematahkan 10cm terumbu karang artinya mereka men sia-siakan keindahan yang seharusnya kita jaga bersama.

Minggu, 23 Maret 2008

Gaya di Atok's Wedding

Alhamdulillah adikku akhirnya nikah juga... Adat nikah yang digunakan adalah adat banjar.. warna yang dipilih adalah warna yang jreng banget deh... biru muda... lucunya anak-anakku pakai baju adat banjar yang jreng juga... warnanya kuning... lucu banget deh.
Aku pikir mereka akan berontak habis-habisan didandanin pakai baju adat gini... ternyata mereka kok happy2 aja ya...
mungkin karena papa n mamanya juga pakai dan semua orang ribet banget pada saat itu nyari baju...
yang pasti mereka sih tetep... gaya...











Sabtu, 22 Maret 2008

Nasi Goreng Mawut

Anak-anak sama bapaknya itu lagi seneng-senengnya masak. Hari ini mereka bekerjasama membuat nasi goreng mawut...

rame banget deh di dapur.. Bima, Yazid dan Daffa dengan semangat memotong-motong bawang merah, bawang putih, dan wortel... potongannya pun tidak teratur yang penting... POTONG!!! masalah bentuk sih urusan nomor sekian...

setelah potong memotong selesai mereka panggil tuh papanya...

"Papa... udah hayuk masak"

setelah itu papanya langsung sigap pegang penggorengan...



panaskan wajan, masukkan 2 sendok minyak hingga panas kemudian masukkan bawang merah dan bawang putih nah yang bagian masukin itu anak2 deh mereka rebutan. sreng3x... nasi masuk campur wortel... aduk-aduk lagi sampai rata terus Yazid kasih masako deh...

Udah... selesai...



Anak-anak lahap banget makannya... serunya masak bareng...

oh iya mamanya ngapain ya... Mamanya jagain anaknya jangan deket2 kompor... bagian teriak2 deh... hehe..

Jumat, 22 Februari 2008

Pengalaman Naik Ojek Ke Sekolah

Hari ini supirku sakit. Setiap supirku sakit pasti kita kebingungan transportasi anak ke sekolah. Si kembar sekolah di Fajar Hidayah Cibubur. Jarak dari rumah lumayan jauh dan transportasi satu-satunya ya mobil itu. Tetapi si kembar tidak begitu masalah karena ada tebengan tetangga yang sekolah anaknya di FH juga. Jadi sepertinya kita ada backup plan, kalau supirnya berhalangan anaknya ikut di mobilku demikian juga sebaliknya. Nanti pulangnya rencananya bapaknya deh yang mau jemput.
Nah si Bima ini yang sekolahnya lain jurusan. Biasanya rutenya setelah drop anak2 di FH supirku langsung meluncur ke sekolah alam bojong kulur deket villa nusa indah. Tapi sekarang gimana caranya. Akhirnya kita putuskan agar Bima naik ojek. Kita berdua memang tidak kepingin hal2 seperti itu menjadi halangan anak2 masuk sekolah makanya sebisa mungkin mereka harus sekolah. hal itu kita terapkan agar anak-anak tidak gampang menyerah. Gaya ya... hehe...
Sampai kantor aku tanya mba' nya Bima gimana Bima ketika naik ojek ke sekolah. Katanya awalnya Bima nangis gak mau naik ojek, maunya naik motor kita aja dan yang nyetir si Mba' tapi kita gak berani ngijinin si mba' naik motor karena jaraknya lumayan jauh... kalau deket2 sih gak masalah kalau jauh dan Bima ngantuk kan repot gak ada yang megangin. Akhirnya sambil nangis dan di peluk si mba', Bima naik ojek juga dan nguiiing si ojek berangkat.
Gak lama kemudian bima diem, gak nangis lagi terus dia bilang :

Bima : mba' kok lucu sih aku naik ojek
mba' : emang kenapa?
Bima : Lucu aja kok naik ojek

Bima-Bima... naik ojek aja kok lucu.. Dia sering sih naik motor dibonceng bapaknya tapi emang belum pernah naik ojek... ya gitu deh akhirnya sampai sekolah dan dia dah main di sekolah.
Have a nice Friday ya Bim...

Jumat, 01 Februari 2008

Banjir Jakarta 2008

Suasana Persis di Kantorku (Daan Mogot)










Suasana Depan Kantor Wisma Antara Kebon Sirih

Depan kantor Indosat Medan Merdeka Barat dan Budi Kemulian
(sumber teman2 di KPPTI)
Tepat 1 thn yang lalu banjir melanda jakarta. Kali ini kurang 1 hari dari tahun lalu. Tahun lalu tanggal 2 Februari 2007 hari jumat pagi hujan lebat melanda jakarta. Saya tidak sampai kantor waktu itu dan teman-teman yang sudah sampai kantor tidak bisa pulang. Pak Agustinus 3 hari tidak pulang waktu itu, teman2 billing Ismu, Rudy harus menembus banjir dan tetap bertugas menyelesaikan tugas. Ismu yang pada waktu itu rumahnya kebanjiran harus bekerja keras memeras otak menyelesaikan pekerjaan kantor dan mengevakuasi keluarga dan barang-barangnya ke tempat saudara karena rumahnya sudah masuk air setinggi pinggang.

Now 1 februari 2008 hujan deras dari malam s/d siang hari tidak berhenti. Saya pada saat itu pas berkantor di Daan Mogot. Dan air mulai menggenangi kantor sekitar jam 9 pagi terus naik dan naik. Saya denger berita bahwa Daan Mogot sudah terkurung banjir. Dimana-mana banjir, waduh gimana nih cara pulangnya. Makan hanya bisa ditembus oleh temen2 cowok yang berani ke kantin basah2an sedangkan saya, prati, budi dan temen2 lainnya makan indomie siang itu. Kita sibuk mencari informasi jalan yang bisa dilalui untuk pulang. Setelah teman2 cari jalan akhirnya jam 3.30 siang kita memutuskan untuk pulang iring-iringan. Ada 3 mobil dari divisiku yang pulang bersama-sama, Om Topo yang jadi penunjuk jalan kita2. Akhirnya mobil Topo (Taruna), pak Zainal (sedan) dan saya (sedan) mencoba mencari jalan dan peruntungan. Dari mulai depan kantor Daan Mogot air sudah menggenangi, Topo mengambil jalan berlawanan arus krn yg searah sudah tidak mungkin kita lalui karena ketinggian air di samsat. Dari jalan berlawanan arah kita masuk ke taman kota. Awalnya saya takut untuk menembus air yang tinggi itu tapi krn pak Zainal yang mobilnya swift aja berani nembus ya akhirnya saya ikutan (saya pakai 307 waktu itu) sambil deg-deg-an akhirnya bisa deh kami naik ke taman kota dan liak-liuk disana sampai nembus kedoya. Tanganku dingin, kakiku lemes banget setelah menembus banjir. Gimana gak lemes, kalau air itu masuk ke mesin bisa2 uang 30jt harus keluar dari kantong untuk benerin... hanya untuk sebuah kenekatan. wow...

Sampai kedoya jalan panjang perjalanan relative lancar ke rumahku karena tidak ada titik banjir s/d pondok indah, tol simatupang dan turun di jatiwarna. Jam 6 saya sampai rumah. Alhamdulillah.

Smoga Banjir besar tidak datang lagi. Ya Allah turunkanlah hujan ini sebagai berkah. Amin.

Senin, 07 Januari 2008

Masuk Sekolah Alam yang Mengejutkan

Asik... hari ini bima pertama kali sekolah... aku merencanakan ambil cuti 1 minggu... untung aja tgl 10-11 januari itu hari libur jadi cuma 3 hari aku berencana cuti. Gimana ya supaya bima tidak takut di sekolah.. aku bawa deh kakak2nya yang masih libur untuk nemenin Bima Sekolah. Hari pertama itu full si kakak Yazid dan Daffa menjaga Bima di sekolah sedangkan saya sudah bisa duduk2 di pos tunggu. Wah hebat juga ternyata Bima bisa langsung ditinggal padahal awalnya saya yang kebat-kebit takut dia mogok.
Tetapi ada sesuatu hal yang paling mengagetkan ternyata sekolah alam bojong kulur itu baru punya sekitar 30-an anak dari PG s/d SMP kebayang kan lho kok dikit sekali dan diantaranya ternyata banyak yang mempunyai special need tertentu kalau bahasa awamnya kata orang-orang autis. Sungguh terkaget-kaget deh saya tapi saya berpikir kalau kita2 tidak memberikan kesempatan mereka untuk berbaur bersama-sama kemana lagi mereka harus berteman. Saya sempat takut juga apakah hal tersebut bisa mempengaruhi bima ya...
Saya tanya-tanya terkait hal tersebut ke guru-gurunya, memang sekolah tersebut menerima anak-anak seperti itu tetapi dalam jumlah yang terbatas dan mereka yang memerlukan perhatian khusus itu mempunyai guru yang khusus juga menjaga mereka atau yang mereka sebut "shadow teacher". Asli sempat shock juga nih... tapi setelah beberapa hari Bima disana si anak merasa senang sekali dan sepertinya tidak terpengaruh dengan apa yang ada di anak-anak yang memerlukan special needs tersebut. Semoga Allah memberikan yang terbaik bagi mereka dan bagi Bima.
Sempat kakaknya bima bertanya... "Kok si xxx seperti itu sih mah" saya coba menjelaskan bahwa memang si xxx mempunyai kekurangan dia sudah besar belum bisa berbicara dengan lancar tetapi jangan dijauhi, ajak saja bermain bersama dan saya minta si kakak untuk bersyukur dengan apa yang dia telah miliki. Mungkin Allah memberikan jalan ini agar kita ingat bahwa disekitar kita banyak yang membutuhkan bantuan.

Have fun Bima. You are very breave and We Love you.
Allah SWT will always with you my dear.